Mulanya, mungkin November. Aku mengenalmu penuh seluruh. Menyapa hangat, berharap dapat sambut. Tak kusangka, salam saling bersahut. Lagi, dan lagi, Aku kembali seperti diriku, jatuh pada saat pertama. Tak pernah malu akan apa-apa. Kamu? Membalas seadanya :) Harapku kian jadi, Aku berjalan ke mana-mana, Menghampiri apa pun yang menjadi tujuanmu. Rasanya kian tak terbendung, Ingin sekali bertatap, Tapi, Jarak tampak sangat lebar, menutup segala kemungkinan yang muncul. Desember, tak ada apa-apa. Hanya obrolan tak penting yang sebenarnya memang tak penting! Januari, ada apa-apa. Kamu berjalan ke arahku, Aku tahu, Mungkin kamu pikir aku tidak tahu? Atau mungkin kamu tidak memikirkan aku? Bisa jadi keduanya. Ke arahku, bukan berarti menghampiriku, Hanya saja jaraknya semakin mengecil. Tapi, Tak ada percakapan saat itu. Bodoh. Menyesal. Februari, aku pergi. Aku tahu, ini hanya tentang aku. Aku sadar, aku terlal...
Karena menulis adalah hak segala makhluk~