Hari ini aku bertemu diriku.
Kutanya apa yang ia bawa, lalu jawabnya;
Sejuta harap, sejuta mimpi.
Jauh dalam kepala diriku tersimpan lubang yang membuat sesak.
Di lain tempat, ada goresan-goresan kecil yang sepertinya mulai tampak.
Persoalannya, bukan pada siapa yang membuat. Tapi, adakah jalan untuk membuatnya menjadi semula?
Selain itu, jangan lupakan soal beban-beban tak ringan yang duduk di pundak.
Ingat pula soal wajah-wajah tak muda berupaya menanti di tempat.
.
Untuk soal-soal itu, diriku butuh harap, butuh mimpi. Bukan satu, tapi sejuta.
.
Jadi..
dari yang terdalam, diriku mohon...
bantu kabulkan.
Setidaknya, jadilah kuat. Untuk menahan lubang, goresan dan beban yang semakin tak karuan.
.
Karena dasarnya, pada siapa diriku mengadu kalau bukan kepada aku? Pada siapa diriku mengeluh kalau bukan aku?
.
Selamat ulang tahun diriku, jadi lah apa yang membuatmu bahagiađź’–
- 12 Agustus, Setiabudi -

Puisinya bagus, semoga selalu lancar dalam menarikan diksi ya, Za🔥
BalasHapus